Flores Trip part. 01

Hai semua!!

Kali ini aku mau bercerita tentang Flores trip yang beberapa waktu lalu aku ikutin. Kebetulan itinerary kami di Flores hanya di kota Maumere, Ende dan Labuan Bajo karena kami hanya punya 1 minggu (dari tgl 14 Agustus 2016 – 21 Agustus 2016) untuk cuti hehehehe.. Maklumlah orang kerja dan biaya pun belum mencukupi kalo keliling semua tempat di pulau Flores yang super indah ini. Total pengeluaran selama trip ini +/– Rp 5juta (kami berangkat dari Kupang NTT dan pulang juga ke Kupang lagi), tapi ini belom termasuk biaya oleh oleh yak..

Oya karena ceritanya lumayan panjang, jadi aku bagi 2 sesi ya 🙂

Hari Pertama (Minggu)

Kami berangkat dari Kupang menuju Kota Maumere pk.12.40 WITA dengan menggunakan pesawat NAM air namun karena delay, jadi kita mulai terbang jam 14.20 WITA dan tiba di bandara Frans Seda Maumere jam 15.00 WITA. Kamipun langsung menuju ke hotel untuk taruh barang. Kebetulan kami menginap di hotel Sylvia Maumere (hotel bintang 3, dekat dengan terminal) dengan harga 1 kamar Rp 300rbuan yang kami dapat dari traveloka. Setelah selesai taruh barang, kami langsung menuju Tanjung Kajuwulu. Oh ya sebelumnya kami menyewa mobil (avanza) beserta sopirnya (Rp 600rb/ hari – ini harga emang sebagian besar segini, disini suit cari lebih murah lagi).

Kami sampai di Tanjung Kajuwulu kurang lebih jam 4an. Di Tanjung, kita harus mendaki +/- 388 anak tangga untuk mencapai pemandangan yang indah. Dan diatas puncak anak tangga terakhir ada salib besar disana. Anak tangga ini katanya sih dibangun sama TNI beberapa waktu lalu. Kalo mo ke Tanjung Kajuwulu ini baiknya emang pas jam sunset (jam 4-5 sore) karena pemandangannya keren banget. Setelah dari Tanjung, kami turun gunung sekitar jam 6 kurang (pokoknya sebelum gelap lah) lagi buat makan malam sekalian ketemuan ama teman. Rencana awal sih kita mau makan di Coconut Garden (tempatnya instagramable gitu), tapi setelah 1.5jam perjalanan dari Tanjung, sampe disana malah ditutup karena uda diresevarsi orang. Akhirnya kami balik ke kota dan makan di Resto Ikan Bakar Jakarta. Setelah selesai dinner, akhirnya kita balik ke hotel dan bobo~~

Hari Kedua (Senin)

bukit-nilo-1

Patung Bunda Maria

Setelah selesai makan pagi, kami langsung check out dari hotel dan barang bawaan kami di taro semua di mobil. Jam 07.30 WITA, kami langsung jalan ke bukit Nilo, yang disana ada patung bunda Maria raksasa yang dibangun sama orang Italia.

bukit-nilo-2

Taman Bukit Nilo

Perjalanan dari hotel ke bukit Nilo +/- 45 menit dengan jalan yang cukup berkelok kelok. Sesampainya disana, kami berdoa dan lihat (+ poto2) sekeliling, setelah itu kami langsung turun lagi untuk melanjutkan ke Lepolorun.

Lepolorun adalah tempat pembuatan baju adat (Kain tenun ikat). Sepertinya tempat ini sering dikunjungi oleh turis baik luar atau dalam, sehingga bila kita akan berkunjung kesini sebaiknya telpon dulu untuk pastiin buka atau tidak (dan untuk disediakan konsumsi hehehe). Begitu kami sampai Leoplorun, kami disambut dengan pertunjukan musik tradisional dari pekerja (yang semuanya ibu ibu) Lepolorun. Sungguh pas lihat itu, kami semua terharu, apalah artinya kita yang cuma 6orang ini disambut segitu meriahnya. Setelah pertunjukan musik selesai, pemimpin dari Lepolorun itu mengajak kami untuk lihat proses pembuatan kain tenun mulai dari tanaman kapas yang baru dipetik, kemudian dikeringkan dan dipintal menjadi benang, yang setelah itu dibuat motif dan warnai dengan warna alam serta sintetik, baru setelah itu dikeringkan dan disusun ulang untuk ditenun benar benar menjadi kain tenun ikat. Jujur, aku sih takjub banget dengar penjelasan dari si ibu Lepolorun ini, karena ga cuma penjelasan tapi juga dipraktekan (cocok banget buat dijadiin film dokumenter gitu). Setelah itu kami lihat pakaian + kain yang siap untuk dibeli.. sebelumnya kami pakai pakaian kain tenun ikat yang sudah jadi buat foto foto. Oh ya ternyata di Lepolorun sini juga ada homestay. Biasanya turis mancanegara menginap disitu untuk mempelajari cara cara pembuatan kain tenun ini loh. Untuk membeli barang di sini perlu uang cash, atau transfer via e banking/ mobile banking (ga ada gesek kartu kredit/debit).

Selesai berbelanja di Lepolorun, kami menuju ke Gereja Tua Sikka (searah ke pantai Paga) untuk lihat lihat. Dan gerejanya baru dipugar lagi, jadi bagus dan bersih, apalagi kalo masuk ke dalam gereja itu adem banget walopun ga ada AC ato kipas karena atapnya itu tinggi dan jendelanya juga lebar jadi angin bebas masuk, apalagi ternyata gereja ini letaknya di pinggir pantai. Setelah selesai dari Gereja Tua Sikka, kami makan siang di warung makan dengan pemandangan laut (lupa nama restonya apa) yang terletak di pantai Paga. Karena saat itu matahari lagi terik teriknya, kami jadi agak malas main di pantai itu (walopun banyak bulenya loh distu hahahah~). Karena lagi malas gerak, kami cari cari di Instagram pantai Paga yang bagus itu dari sisi mana. Akhirnya kami diantar ke ujung pantai Paga, yang ada bukit dan patung Yesus diatasnya, letaknya dipinggir jalan. Jadi kami turun dari mobil dan jalan ke atas bukit. Sebaiknya sih pake sendal gunung karena ini bukitnya sebagian besar tanah kering, dan agak licin kalo pake flat shoes ato sendal jepit (kayanya sih kalo abis hujan susah untuk mendaki bukit ini). Perjalanan untuk sampe ke bukit ga lama kok cuma sekitar 5 menitan (yah 10 menitlah kalo capek cepet2). Sesampainya diatas bukit, kami disuguhkan pemandangan yang super keren oleh Maha Pencipta. Laut biru dengan gradasi warna yang indah ditambah dengan hiasan kapal kapal yang sedang berlabuh menyegarkan mata kita. Saat itu matahari lagi terik teriknya, dan kami lupa pake sunblock, jadi kami tidak berlama lama diatas bukit, karena kulit kami mulai perih. Hanya foto foto sebentar akhirnya turun lagi dari bukit dengan super hati hati karena licin..

Perjalanan berlanjut ke Pantai Koka. Letaknya pantai Koka ini masih satu jalan dengan pantai Paga, namun aku lupa berapa lama perjalanan kesana. Karena kami tidak bermain di pantai Paga, akhirnya kami menghabiskan waktu kami di pantai Koka, sekitar 2.5jam kami bermain di Pantai Koka. Di Pantai Koka ini juga lumayan banyak bule, ada homestay juga loh. Saat kami baru tiba di pantai Koka matahari masih super terik, kami isitirahat dulu di pendopo/gazebo yang ada di pinggir pantai sambil menikmati air kelapa. Berbeda dengan orang bule yang jam segitu memanfaatkan waktu buat tanning, kita malah berteduh di pendopo karena takut menghitam. Begtu matahari sudah tidak terlalu panas, akhirnya kami mulai bermain di pantai. Pantai Koka ini ternyata luas dan pasirnya itu putih dan halus, jadi ga sakit kalo lepas sepatu. Ahirnya kami menghabiskan waktu disini dengan main pasir, foto foto, serta duduk merenung menatap indahnya laut. Ohya disini bisa naik perahu juga ke pulau Koka, pulau kecil di sebelah kiri pantai, cuma harganya ga tau berapa karena kami ga kesana.

Sekitar jam 16.00, kami mulai melanjutkan perjalanan langsung ke Ende. Perjalanan ditempuh kurang lebih 3 – 4 jam, dengan jalan berkelok kelok. FYI, jalan dari Maumere ke Ende ini rawan longsor. Oya untuk sampe di kota Ende, kami juga melewati Desa Moni, desa yang dengan gunung Kelimutu. Saran saya sih, kalo mo mendaki Gunung Kelimutu, mending menginap di Desa Moni. Sayangnya kami sudah terlanjur pesan hotel di Kota Ende, jadi kami harus bolak balik dari menghabiskan waktu dijalan untuk Gn. Kelimutu besok pagi. Di kota Ende, kami menginap di hotel King (hotel bintang 1, bentuknya ruko gitu, dapat dari traveloka dengan harga Rp 150rb/kamar, dekat dengan pasar juga). Setiba di Kota Ende, kami makan malam di Resto baru namanya KaQ Lima dekat dengan bandara. I think its recommended, tempatnya cozy, simple dan makanannya enak harganyanya pun sesuai.

Hari ketiga (Selasa)

Pagi pagi subuh buta kami sudah bangun karena kami mau mengejar sunrise di Gn. Kelimutu. Kami berangkat jam 03.30 WITA dari kota Ende menuju Gn. Kelimutu. Selama perjalanan kami tidur karena masih ngantuk. Kami tiba di Gn. Kelimutu kurang jam 05.10 WITA. Tiket masuk ke Gn. Kelimutu Rp 20ribu/ orang, serta kami disuruh isi buku tamu. Walopun langit sudah mulai sedikit agak terang, tetap disarankan bawa senter karena masih untuk mendakinya itu masih gelap. Untungnya jalanan menuju puncak Gn. Kelimutu itu sudah berupa tangga, jadi ga terlalu takut licin seperti kemarin mendaki di bukit Paga. Ohya, udaranya super dingin ya, jadi disaranin pake baju panjang/sarung tangan (walopun nanti setelah sampe puncak bisa buka baju karena kepanasan sudah mendaki ratusan anak tangga). Yup, kami berusaha mendaki secepat mungkin untuk sampe di puncak supaya ga ketinggalan sunrise. Setelah sampai di puncak, ternyata sudah banyak orang disana, dan untungnya sunrise belum lewat. Sekitar jam 06.00, matahari mulai muncul ke permukaan, dan kami menikmati pemandangan itu. Setelah waktu sunrise sudah agak lewat sedikit, kami mulai beraksi foto foto dengan bendera merah putih yang sengaja kami bawa karena besok bertepatan dengan 17 Agustus.

Ternyata ide membawa bendera ga cuma dari kami, banyak juga kelompok yang lain membawa bendera. Ditengah kami sedang asik fotofoto, ada turis mancanegara meminta kami untuk menyanyikan lagu ulang tahun untuk temannya sambil di videoin. Setelah itu tercetuslah ide untuk mebuat video sambil menyanyikan lagu nasional dan mengibarkan bendera merah putih. Ya dengan tebal muka kami menyanyikan lagu Indonesia tanah air beta sambil di videoin. Banyak orang yang mulai datang ngeliatin kami, gugup juga ya uda kaya konser hahahah… setelah selesai bernyanyi, banyak orang yang bertepuk tangan dan memuji kami ini keren hehehehe… ya setelah acara foto + bikin video untuk 17agustusan selesai akhirnya kami mulai duduk santai menikmati alam sambil makan popmie. Satu persatu orang dipuncak mulai sedikit. Kami akhirnya turun sekitar jam 09.00an, sambil jalan santai mampir melihat danau Kelimutu dari dekat. Setelah lihat semua danau Kelimutu, kami pun berniat untuk pulang. Di tengah jalan, ada pertigaan dan tulisan kearah sumber mata air lewat tangga. Karena rasa penasaran kami muncul, akhirnya kami turun tangga mencari tau dimana sumber mata air. Tangganya itu tinggi2 dan banyak pula, turunnya aja udah capek, apalagi naeknya nanti. Karena kita optimis udah dekat dan biasanya bagus, akhirnya kami turunin 350 anak tangga menuju Mata air, namuuunnn ternyata tangganya berhenti diengah2. Memang ada sih suara pancuran air, tapi ga sesuai bayangan kita. Tapi sepertinya tempat itu cocok buat semedi deh, soalnya hutannya rindang dan terdengar suara burung disertai pancuran air, cocok banget buat meditasi hahahaha………… Ya, akhirnya kami balik keatas menaiki 350 anak tangga dengan tebal tiap anak tangga 20-30cm.

Sekitar jam 10.30 WITA kita mulai melanjutkan perjalanan ke kota Ende lagi. Setiba disana kami makan siang di restoran (lupa namanya) tapi ga tertlalu worth it sih. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke Rumah Pengasingan Bung Karno saat di Ende. Rumahnya ini sudah sering kali dipugar, jadi nampak baru terus. Ini semacam museum mini gitu, ada penjelasan ditiap barang yang bersejarah. Kami hanya lihat lihat sebentar sekitar 20 menitan disana, jadi setelah itu kami pulang ke hotel karena batas penyewaan mobil kami sudah selesai (kami menyewa mobil dari Maumere sampai ke Ende dengan mobil dan sopir yang sama dengan total harga Rp1.8jt untuk 3 hari). Karena itu masih siang, kami gatau mo ngapain dan juga ga ada kendaraan akhirnya muter muter lihat souvenir di dekat hotel. Malam harinya kami dijemput oleh teman kami nongkrong cantik di Mocca Caffe, kafe yang baru buka semingguan. Harga makanan dan minumannya pun masih setengah harga (minuman latte + donat 1 cuma Rp 15ribu) rasanya enak, plus wifi gratis. Buat makan beratnya, kami makan nasigoreng tektek di warung pinggir jalan. Rasanya mengobati rasa kangen nasgor tektek karena uda 1 tahun ga makan itu hahahaa~

Nah sekian cerita dari flores trip part 1. Nantikan flores trip part 2nya yaitu part Labuan Bajo yang lebih keren lagi. Terima kash sudah membaca.

Jual Nakayoshi Lovely dan Novel Koas

Hallo semua!! Kali ini kita kembali lagi dengan cuci gudang komik dan novel. Komik yang dijual adalah Nakayoshi Lovely sedangkan novel yang dijual adalah Buku ajar Koas Racun 1-2 dan Cerita Bodor Koas. 1 buku harganya Rp 15.000 – 20.000 saja (dapatkan potongan harga ongkir hingga 50%  dengan pembelian minimal 5 buah buku, tidak termasuk untuk komik lepasan). Silahkan diliat liat katalognya, lalu dipilih, kemudian dipesan :

  • Contact untuk pemesanan: MOHON TULIS EMAIL/LINE ID KALIAN DI KOLOM COMMENT (nanti tunggu balasan dari karena aku akan hubungi kalian lewat itu 🙂
  • Pengiriman via Pahala Kencana Express
  • Transfer : BCA
  • Barang langsung dikirim setelah transfer

NAKAYOSHI LOVELY20150801_162647-1

Nakayoshi Lovely merupakan sebuah buku yang berisi kumpulan beberapa komik lepas. berbeda dengan Nakayoshi biasa/ Cherry/ Shonen Jumps dll yang isinya cerita komik sambungan sehingga kita harus menunggu sebulan untuk menikmati chapter selanjutnya. Nakayoshi Lovely ini temanya berbeda di tiap bukunya.. Oya, sekali lagi mengingatkan harga buku Nakayoshi Lovely cuma Rp 15.000,- dengan cover masih bagus seperti baru (lagipula jika dibandingkan dengan harga komik sekarang 15rb hanya dapat 1 komik tipis, kalau Nakayoshi Lovely seharga 15rb sudah dapat beberapa komik). Nakayoshi Lovely yang aku jual temanya :

  • Strawberry
  • Orange
  • Ivy
  • Grape
  • Peach
  • Sunflower

Untuk info lebih lanjut nama pengarang, bisa liat di gambar samping. Atau boleh tanya lewat Line/ WA.

BUKU AJAR KOAS20150801_162123-1

Buku ini pas banget buat kalian yang ingin/ sedang/ sudah menjalani kehidupan sebagai mahasiswa kedokteran. Pasalnya isi buku ini mengajarkan kita bagaimana cara kita bisa bertahan sebagai mahasiswa kedokteran terutama saat belajar di rumah sakit (meskipun tidak sesungguhnya begitu). Buku ini berisi pengalaman yang bisa membuat kita tertawa ataupun belajar melewati rintangan selama KOAS. Harga buku : Rp 20.000 aja kok. Kondisi buku 80-90% dari asli.

CERITA BODOR KOAS20150801_162209-1

Buku ini setipe dengan Buku ajar koas, pas banget buat kalian yang ingin/ sedang/ sudah menjalani kehidupan sebagai mahasiswa kedokteran. Bedanya adalah buku ini ditulis oleh beberapa pengarang yang berasal dari selain fakultas kedokteran yaitu fakultas kedokteran gigi dan fakultas kedokteran hewan. Buku ini juga berisi pengalaman menarik, lucu dan absurd dari maahasiswa kedokteran. Harga buku : Rp 20.000 dengan kondisi buku 95% dari asli.

INFO :

  • Contact LINE ID : zellafransisca atau bisa lewat WHATSAPP : +62 858 8037 712 
  • Pengiriman via Pahala Kencana Express, COD : Tangerang
  • Transfer : BCA
  • Barang langsung dikirim setelah transfer

Happy Shopping

My Birthday Wish List ◕▽◕

Birthday-Wishes-2

Tanggal 28 Desember kemarin adalah hari ulang tahunku yang kesekian *malu nyebutin umur :P.. Tak banyak yang spesial seperti biasa pada hari ulang tahunku. Karena aku berulang tahun pada saat liburan, tentu saja tidak ada yang membrikan kejutan di tengah malam seperti teman yang lain *ngarep nih booo~ (‾ ▽ ‾ ٥) Tapi tenang aja, nanti taon depan pasti bakal dikasi kejutan tengah malem, karena ada kemungkinan lagi jaga malam karena tahun depan aku sudah mulai KOASS…Di ulang tahun kali ini, aku ingin merefleksikan sesuatu sekalian mengutarakan beberapa permohonan.

cinta tapi bedaKemarin tepat pada hari ulang tahunku, temanku semasa SMP datang berkunjung untuk ngajakin nonton bioskop. Saat SMP, dia salah satu teman terbaikku, trus pas SMA sampe skarang dia ada di Jogja. Awalnya aku agak malas menerima ajakannya untuk nonton bioskop, apalagi film Indo… Tapi akhirnya aku memantapkan hati mau menemani dia nonton film itu, hitung2 aku lagi ultah, jadi aku harus traktir dia.. khan jarang2 bertemu dengan dia.. 🙂 Selama jalan bareng dia, kami saling bertukar cerita ini dan itu. Sampai akhirnya aku menemukan beberapa masalah pada temenku ini. Dia baru saja putus dengan pacarnya. Yang aku tahu selama ini, pacarnya itu ga seiman dengan temanku. Bukan bermaksud untuk senang atau gimana, sebenarnya dulu saat mereka mau berpacaran, akulah yang dimintai pendapat oleh temenku mengenai pacaran beda agama. Saat itu masih kelas 1 SMA, dia meminta pendapatku dan aku berpendapat untuk menyetujui supaya dia boleh saja mencoba pacaran dengan mantan pacarnya itu. Saat itu aku hanya berpikir, pacaran saat SMA pasti bentar lagi juga putus jadi ya gapapalah kalo cuma sekedar coba2 dengan yang ga seiman. Tapiiiiii perkiraanku itu salah total, ternyata mereka masih berpacaran sampe beberapa bulan terakhir ini. Aku sangat menyesali yang menyarankan mereka berpacaran apalagi sampe diusia segini yang bentaran lagi bakal menikah, gimana jadinya kalo menikah dengan orang yang ga seiman?? Untungnya sih mereka berdua putus beberapa waktu lalu, kalo mereka jadi lanjut terus sampe menikah, bisa menyesalah saya seumur idup menjerumuskan teman (!`☐´). Maka dari itu kemarin dia ngajakin aku nonton bioskop film “Cinta Tapi Beda”.

Masalah kedua, temanku itu baru balik ke kampungnya (dari Jogja, balik ke Jakarta) menemui dan berniat berlibur bersama dengan keluarganya, namun ternyata dia bingung apa yang harus ia lakukan. Selama ia berada dirumah keluarganya disini, kedua orangtuanya bertengkar hebat setiap hari, piring gelas melayang sana sini, pintupun nyaris rusak, bahkan selalu menyebutkan kata cerai. Aku yang mendengarnya itu sangat kaget. Aku tahu kedua orang tuanya. Akupun menyarankan dia supaya menjadi penengah diantara ayah dan ibunya, namun dia pasrah karena kata adikknya hal tersebut sudah biasa terjadi. Sedangkan temanku itu sangat shock kok dia balik kerumahnya yang berniat untuk refreshing malah orangtuanya bertengkar setiap hari. Maka dari itu kemarin aku tidak menyesal bahkan bersyukur aku bisa membuat dia ceria menemani dia refreshing walaupun sehari saja.

prayDari masalah temanku itu, aku mau merefleksikan diriku saat ukang tahun kemarin. Aku sangat amat bersyukur kepada Tuhan telah diberikan keluarga yang cukup menyayangiku dan yang mengertiku. Papa dan mamaku walopun kadang cekcok tapi langsung baikkan lagi. Mereka juga saling mengerti dan mendengarkan pendapat anak-anaknya. Walaupun aku ngekos, aku tetap bisa bertemu papa dan mamaku seminggu sekali, jadi ga kehilangan kontak dengan mereka 🙂 selain itu, aku juga belajar, untuk memberikan pendapat itu harus dipertimbangkan ini dan itu dan jangka panjangnya, supaya tidak salah memberikan pendapat apalagi mengenai hal hal sensitif. Dan juga, aku bersyukur banget punya orangtua yang baik, jadi selalu berusaha menempatkan aku di lingkungan yang sama dengan aku, jadi kemungkinan untuk pacaran dengan beda keyakinan itu dikit skali 🙂

Berikut ini adalah daftar permohonanku di ulang tahun ku yang kesekiann *maaf tidak sebut umur 😛 :

  1. parents and childSupaya papa dan mamaku sehat selalu, dijauhkan dari penyakit dan usaha mereka selalu lancar dan terlebih lagi supaya mereka selalu akrab.
  2. Aku lulus ujian OSCA dan bisa masuk KOASS tepat waktu pada bulan februari 2013. Jadi, aku bisa bikin kedua orangtuaku bangga, kalo aku bisa lulus tepat waktu.
  3. I wanna him be my Prince :3

    I wanna him be my Prince :3

    Pangeran kuda putihku datang. Susah sekali bagiku untuk moveon dari pangeran mimpiku (pacaran aja belon, ckckck~ hanya sekedar ketemu lewat mimpi) (tapi ini orang nyata ya) hahaha~. Supaya aku bisa membuka hatiku buat pangeran kuda putihku yang lain untuk mengisi kekosongan hati ini… *hoexxx (٥―˛―) abis kedua orangtuaku tuh kaya ngebet bangen aku punya pacar, trus menikah trus punya cucu… Omaigatttttt!! ƪ(°͡▿▿▿▿▿▿°”)͡ƪ

  4. Adikku jadi anak yang taat, berbakti pada orang tua, sopan santun dalam bertutur kata dan perbuatan. *buset dah uda kaya doa orang tua ke anak aja (―˛―) soalnya adikku ituu…….. bisa dibilang mengikuti makhluk zaman sekarang (ya yang kaya gitulah pokoknya, susah dijelasin dengan kata2, nanti suatu saat aku akan ngepost deh makhluk zaman sekarang tuh kaya apa, hehehe~)
  5. makeupKalo buat benda benda, bingung mo minta apa.. hahaha~ mungkin minta iPad, laptop baru, alat makeup. Kalo iPad sebenernya ortu sih mungkin bisa membelikannya untukku tapi, rasanya kalo pake duit ortu itu sayang banget, karena selain fungsi iPad itu entertainer saja juga kata temen iPad belum bisa menggantikan fungsi laptop yang bisa buat ngerjain tugas. Jadi rasanya sayang kalo beli iPad, tapi kalo dikasih sih pasti ga bakal nolak loh *siapa tau ada yang berniat ngasih hohohoh \(◦’ ▽ ‘◦)/ ~~ Kalo laptop baru aku kepingin soalnya laptopku yang lama ini sudah agak melemot, baterenya bocor, berat banget jadi klo dibawa kemana mana rasanya males. Terus aku kepengen alat makeup soalnya aku ga bisa makeupan + removalnya.. sapa tau kalo ada alat makeup jadi rajin belajar makeupan.. Kalo pake alat makeup, takut wajahnya berjerawat, soalnya mukaku ini rada sensitip.. Pernah aku cuma pake BBcream + bedak + lipgloss uda dibilang cantik kaya orang korea… wkwkwkw~ sombong dikit 😛

Sekian refleksi dari hari ulang tahunku dan permohonan di usiaku yang ke —– ini 🙂 sapa tau kalo ada yang berminat memberikan kado iPad/ laptop baru/ alat makeup, pasti sangat diterima dengan senang hati an saya doakan semoga kalian hidup bahagia selalu… hahahah~

benjol cling2

How Sweet You Are ??

Sebenarnya post kali ini bukan tulisan asli tanganku.. Ini cuma copas dari tulisan orang di kaskus, yang sebelumnya sempat menjadi HT beberapa bulan lalu.. cuma saya ga sempet copas nama si penulis *maaf ya penulis.. Tapi saya ingin bagikan tulisannya ke semua orang, karena ini bisa jadi inspirasi bagi kita semua.. Post kali ini isinya tentang motivasi supaya kita bisa menjadi “manis”… 

“Habis manis, sepah dibuang,” betapa pandainya para sepuh kita membuat perumpamaan. Orang-orang yang dinilai sudah tidak berguna lagi disisihkan begitu saja. Kadang kita marah, kalau diperlakukan seperti sepah. Padahal, kita juga akan membuang sepah itu jika sudah tidak ada lagi rasa manisnya. Ini soal siapa pelaku dan siapa korbannya saja. Kita tidak suka jadi korban, itu saja. Bukankah kita juga tidak ingin menyimpan sepah dirumah? Wajar jika sepah itu dibuang. Yang tidak wajar adalah yang belum menjadi sepah sudah dibuang. Juga tidak wajar jika kita sudah menjadi sepah, tetapi menuntut orang lain untuk terus menerus menikmati rasa manis yang sudah tidak kita miliki lagi. Ngomong-ngomong, ‘sepah’ itu apa sih?

Meski bukan daerah penghasil gula, namun di rumah masa kecil saya terdapat rumpun-rumpun pohon tebu. Kami menggunakan parang untuk memotong batangnya, lalu mengupas kulitnya. Kemudian memotong batang tebu itu menjadi seukuran jari-jari telunjuk. Setelah itu? Kami mengungahnya. Rasa manis memenuhi mulut kami. Lalu tiba saatnya dimana kunyahan itu hanya menyisakan rasa tawar saja. Di mulut kami sekarang hanya tertinggal ampas. Kami meludahkan ampas itu ke tanah. Benda tak berdaya diatas tanah itulah yang kita sebut sebagai sepah. Habis manis, sepah dibuang. Memangnya harus diapakan lagi sepah itu jika tidak dibuang? Kita sering menggambarkan hidup yang sudah tidak berguna sebagai sepah. Kita sadar jika sudah tidak berguna, tetapi masih ngotot untuk tidak dibuang. Itu mengindikasikan bahwa ini adalah saatnya untuk mengubah paradigma tentang hidup. Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar memperbaiki paradigma hidup itu; saya ajak untuk memulainya dengan memahami 5 sudut pandang Natural Intelligence berikut ini:

Quote:

1. Jadilah pemanis kehidupan.Disekitar kita begitu banyak orang yang suka minum kopi. Tetapi, saya hampir tidak pernah mengenal orang yang minum kopi tanpa gula. Bahkan sekalipun kita menyebutnya ‘kopi pahit’, ternyata ya menggunakan gula juga. Mengapa gula selalu ada dalam setiap cangkir kopi yang disajikan? Karena gula membuat rasa pahit pada kopi terasa menjadi manis. Anda yang mengetahui rasa asli kopi tentu tahu jika sebenarnya kopi itu mirip arang. Karbon yang tersisa dari benda hangus. Makanya rasanya tidak benar-benar enak. Tetapi, ketika kedalam seduhan kopi pahit itu kita bubuhkan gula; tiba-tiba saja kita menikmatinya. Bahkan menjadikannya sebagai minuman favorit. Bayangkan jika kita bisa membuat rasa pahit kehidupan menjadi terasa manis. Tentunya kita tidak akan lagi harus disiksa oleh rasa pahit itu. Bahkan boleh jadi, kita menjadi penikmat rasa pahit itu. Kita bisa menari dalam deraan tantangan dan rintangan. Kita masih bisa tersenyum ditengah terpaan angin cobaan. Dan kita masih bisa bersyukur meski tengah berada dalam pahit getirnya cobaan hidup. Semoga kita bisa menjadi pribadi yang mampu memaniskan kehidupan.

Quote:

2. Jadilah pribadi yang manis, maka pasti selalu dikerubuti.Ditempat tidur saya tiba-tiba saja banyak sekali semut. Setelah diperiksa, ternyata ada sisa-sisa gula dari kue kering yang kami makan bersama anak-anak. Ternyata benar; ada gula, ada semut. Para semut tidak lagi memperdulikan lokasi dan situasi. Dimana ada gula, kesitulah mereka berbondong beriringan. Ini tidak hanya benar bagi para semut. Coba saja perhatikan orang-orang yang bisa memberi manfaat bagi lingkungannya. Para dermawan, selalu dikerubungi oleh para pengikut setianya. Para alim ulama dan orang-orang berilmu, selalu menjadi rujukan para pencari pencerahan. Siapapun yang bisa memberi manfaat kepada orang lain, bisa dipastikan selalu dibutuhkan oleh mereka. Kita? Sesekali orang lain itu mbok ya membutuhkan kita gitu loh. Tapi mengapa yang terjadi malah sebaliknya ya? Mereka malah mengira seolah kita ini tidak ada. Sekalipun kita sudah menyodor-nyodorkan wajah kita. Tetap saja masih tidak mereka lihat. Sudah beriklan, bahkan. Tapi juga tidak ditanggapi. Barangkali, karena kita belum bisa menjadi pribadi yang manis bagi mereka. Karena sudah menjadi fitrah manusia untuk mengerubuti segala sesuatu yang terasa manis.

Quote:

3. Tetaplah manis, maka sepahmu tidak pernah dibuang.Mari berhenti untuk marah atau kecewa jika orang lain membuang kita karena mereka menilai kita sudah menjadi sepah. Mereka tidak salah. Kitalah yang harus berpikir bagaimana caranya supaya tidak menjadi sepah. Sebab jika kita masih tetap memiliki rasa manis itu, mereka tidak akan membuang kita, percayalah. Saya mengenal seorang eksekutif senior yang mumpuni. Setelah memasuki masa pensiun dari jabatanya yang tinggi, saya pikir beliau akan menjadi seperti ‘tebu-tebu’ yang lainnya. Ternyata saya keliru. Perusahaan kemudian memperpanjang masa kerjanya dengan system kontrak. Lalu beliau berpindah ke perusahaan lain. Lalu beliau ditarik lagi oleh perusahaan lainnya. Bagi saya, beliau inilah salah satu living legend mereka yang tidak pernah membiarkan dirinya ‘kehilangan rasa manis’. Meski usianya sudah jauh melampaui masa pensiun, beliau tetap manis. Rasa manis yang masih tetap lestari didalam dirinya itulah yang menjadikan beliau tetap menjadi rebutan perusahaan-perusahaan besar. Jadi jika kita tidak ingin menjadi sepah yang dibuang, maka kita harus memastikan bahwa kita tetap menjadi pribadi yang manis.

Quote:

4. Nikmatilah rasa manis secukupnya, tidak berlebihan.Sekarang, cobalah ambil sesendok gula terbaik yang Anda miliki. Lalu suapkan sesendok gula itu kedalam mulut Anda, dan kunyahlah. Apakah Anda masih menikmati rasa manisnya? Pada dasarnya, semua orang menyukai rasa manis. Namun, tak seorang pun bisa melahapnya terlalu banyak. Kita semua mendambakan manisnya kehidupan. Dan kita sering terlalu serakah untuk merengkuhnya sendirian. Bahkan gula pun mengajari kita bahwa terlalu banyak rasa manis membuat kepala kita pusing, bahkan kita bisa mengalami sindrom toleransi insulin. Sungguh keliru jika kita mengira hidup yang manis itu adalah yang semuanya serba indah. Tidak. Justru hidup yang terlalu indah cenderung menjadikan kita pribadi yang serakah. Semacam sindrom toleransi insulin kehidupan. Tidak peduli betapa banyak insulin yang diproduksi dalam tubuh Anda, gula akan tetap menumpuk dalam darah Anda. Tahukah Anda apa yang terjadi ketika dalam darah kita terdapat lebih banyak gula dari yang seharusnya? Hmmmh, Anda tentu paham yang saya maksudkan. Bahkan rasa manis kehidupan yang terlalu banyak pun bisa membahayakan kehidupan diri Anda sendiri. Maka nikmatilah rasa manisnya kehidupan, namun tidak perlu berlebihan.

Quote:

5. Semanis apapun kita, tidak bisa lepas dari fitrah.Sepah di kebun tebu kami jumlahnya tidak terlalu melimpah. Namun jika dibiarkan tetap saja menjadi sampah. Kami punya banyak pilihan untuk memperlakukannya. Jika kami membuangnya ke kolong kandang domba, maka sepah itu akan menambah nutrisi pada pupuk kandang yang kami dapatkan. Jika kami membuangnya ke kolam ikan, maka dia akan menjadi tempat tumbuhnya plankton dan jentik-jentik makanan penggemuk ikan. Jadi, apanya yang terbuang dari seonggok sepah? Tidak ada. Sepah benar-benar menyadari bahwa dia tidak bisa melawan fitrah. Semua orang yang pernah muda akan menjadi tua. Semua yang gagah perkasa akan menjadi tak berdaya. Semua yang kuat menjadi lemah. Itulah fitrah. Tetapi mari sekali lagi kita lihat sang sepah. Bahkan setelah masuk tempat sampah, dia tetap saja menjadi anugerah. Jika kita ikut mengimani konsepsi hidup setelah mati, maka kita lebih beruntung lagi. Karena dengan keyakinan itu kita kita bisa berharap memetik buah manis tabungan kebaikan yang pernah kita lakukan semasa hidup. Kita boleh berharap itu, karena iman kita mengajarkan bahwa setiap amal baik yang pernah kita lakukan atas nama Tuhan, akan membuahkan imbalan yang sepadan. Beruntunglah kita yang percaya, karena setidak-tidaknya kita memiliki harapan; bahwa fitrah kita adalah untuk mempersiapkan tempat pulang alam keabadian.

Tidak perlu lagi untuk merasa kecewa karena telah dihempaskan oleh lingkungan yang Anda harapkan memberikan penerimaan. Mungkin mereka benar telah menghempaskan kita karena kita belum bisa memberi rasa manis yang mereka butuhkan. Mungkin juga mereka keliru karena tidak bisa menghargai rasa manis yang kita miliki. Tetapi, bukan itu yang perlu menjadi fokus perhatian kita sekarang. Cukuplah untuk selalu memikirkan, bagaimana caranya agar kita bisa memberikan lebih banyak lagi rasa manis? Karena dengan rasa manis yang kita tebarkan, kita tidak perlu meneriaki para semut untuk mengerubuti. Mudah mudahan, cepat atau lambat; mereka akan datang sendiri.

(: My Camp Experience :)

Hello guys, this is my 1st post in November. It’s about my camp experience. Beberapa bulan yang yang lalu aku ikut camping dengan kelompok Pemuda-Remaja sebuah gereja *baru sempet ketulis sekarang >,<*. Camping kemaren adalah pengalaman keduaku. Pengalaman kemping pertama kali itu waktu abis ospek masuk kuliah *3 tahun yang lalu*. Tapi untuk mendaki gunung/ berjalan ditempat yang terjal, kemping kemarin merupakan pengalaman ketigaku, setelah sebelumnya ikut MFR (medical first respon) kudu jalan di sungai bebatuan dan jalanannya yg ga enak bwat dijalanin… 😛

Aku mau share tentang camping kemarin (sebut saja CampCilember) dan camping waktu abis ospek (sebut aja medicamp-jungle).. sangat banyak perbedaan diantara keduanya, bukan cuma dri segi tempat, acara, waktu, dan para peserta-panitianya.

1.       Camp Cilember

Camp ini berlangsung tanggal 6-8Juli 2012, tempat campnya di Curug Cilember – sebuah tempat rekreasi air terjun, aanya di sekitar Cipayung Bogor -. Para pesertanya itu anak remaja- pemuda (±12 th- 25 th) sebuah gereja di Tangerang. Karena itu tempat rekreasi, jadi ramai pengunjung, apalagi kemaren itu khan pas liburan jdi banyak orang yg dateng ksitu. Selain itu tempatnya nyaman untuk sebuah camping, dengan kata lain tempatnya bersih, jalanannya tertata rapi, dan masih bisa mandi lah disitu (jika dibandingkan dengan Medicamp :P) Uda gitu tidurnya pake tenda kecil kecil yang 1 tenda isinya 3-4 orang trus dikasi pinjem sleeping bag lagi. Untuk konsumsi, disini kita disedian catering loh, jadi ada yang uda masak dari pihak catering pengelola Cilember dan dibawain ke tempat kita berkemah (asyik khan, jadi ga harus bawa kompor ini itu).Walopun demikian, suasana hutannya masih terasa banget, sampe” dari kejauhan keliatan tuh monyet loncat dari pohon yang satu ke pohon yg lain, suaranya juga sering banget kedengeran, apalagi pas pagi sama sore. Kebetulan tempat campingku itu kena didaerah yang sepi, yang jarang di lewati pengunung lain, jadi suasananya tenang dan aman. Bisa bwat bersemedi tuh disitu.. hehehe 😛

Dari segi acara, campcilember ini lebih banyak freetime a.k.a bengong. Mungkin karena panitianya sendiri jarang ikut kegiatan, jadi bingung mo bikin acara sepadat apa dan kebetulan juga khan itu yang ikut masih kecil kecil yang notabene kalo ikut acara yang padat, takut kecapekan. Tapi karena dri acaranya banyak freetime, alhasil aku malah bergosip dengan teman setendaku (nambah dosa deh :P.)Untuk acara di air terjunnya, sebenernya uda bagus (jaraknya deket sih cuma agak terjal, jdi cepet cape, maka dari itu butuh kerjasama antar kelompok), tapi sangat disayangkan karena ga semua peserta (semua loh, bukan per kelompok) foto di dekat air terjun – padahal menurutku lebih bagus kalo semuanya langsung foto di air terjun – hal ini dikarenakan adanya sistem games, jadi tiap kelompok selang 10-20 menit baru ada di air terjun, jadi fotonya perkelompok. Trus untuk acara api unggun, seperti hanya beberapa saja yg pernah ikut acara api unggun (oops – bukan maksud sombong loh :P), harusnya acara api unggun itu menjadi puncak acaranya…………………………… Tapii yaa hargailah sebuah kerja keras panitia yang uda usaha membuat acara sedemikian rupa, walo kadang ga sesuai dengan keinginan hati 😀 *kata kata ini ga cuma berlaku untuk CampCilember, tapi juga untuk Medicamp – jungle yang uda menyiksa gueee~~~ Oya, barang bawaan untuk campcilember ini juga berat berat amat, cukup 1 ransel baju dan tas jinjing yang berisi makanan.

Dari Camp Cilember ini, aku bisa ambil beberapa buah pelajaran. Karena aku yang tertua *hixhix kasian banget tertua (kalo yg bener bener pure peserta yee), aku harus berusaha inisiatif dan membantu peserta yang masih kecil. Misalnya aja untuk bikin tiang jemuran handuk, kasitau ke panitia pake kaos item pas maen basah-basahan. Trus dari camp ini juga merubah pandanganku terhadap beberapa orang terutama kepada para ababil. Sekarang aku tau knapa mereka ababil, bukan karena emang umurnya sgitu lalu mereka bertindak ababil, tapi juga ada latar belakang lain yang sempat ga terduga. Tapi tetep aja sih ada 1 orang yang ga bisa kuubah pandanganku terhadapnya dari first impression yang uda lama. Dan di camping ini adalah second impression. Padahal aku kpengen berteman dengan orang ini, sempet dalem mimpi juga kalo ini orang bakal beda dri first impression waktu itu, tapi taunya… malah makin ilfill. Katanya sih dont’t judge book by it’s cover, tapi kalo ini sih aku uda berusaha mengubah first impression namun gagal gara-gara ngeliat tindakan nya yang totally use a thick mask to get attention from another participants. I’m sorry about this.. mungkin dilain kesempatan saya ga ilfill dengan anda lagi 😀

Camp Cilember 07

2.       Medicamp – Jungle

Kalo medicamp – jungle ini berlangsung 5-7 Agustus 2009, Hari Kamis setelah selesai di ospek. Tempat campnya itu di Cipelang (gatau deh daerah mana tuh), karena pegi dan pulangnya naek tronton jadi saya sama skali gatau jalan. Pesertanya itu semua angkatan baru dan beberapa kakak kelas yang emang sengaja ikut untuk cari gebetan *Oops :P. Panitia juga berasal dari para senior dan ada dosen juga yang ikut sebagai pembimbing. Untuk masalah tempat, tempatnya itu sangaat sangaat unpredictable. Bayangkan saja dari kita turun dri tronton sampe ke tempat campnya itu kudu jalan 2-3km belom lagi bawa barang yang superduper berat *aku aja sampe kecekek gara gara bawa 1 tas ransel, dan 1 tas orang pulang kampung tapi yang diselempangin sama 1 ember berisi sgala ssuatu, jdi berat*. Bayangkan saja, ini pertama kalinya kemping, dan baru awal saja uda menyiksa begini. Anak anak yang laen juga sama barang bawaannya begini juga. Dari segi tempat, seperti yang kubilang di awal kalo ini bertolak belakang sama campcilember. Mo mandi – sikat gigi aja kaga bisa, selain toiletnya kotor-gelap-aernya juga dikit, maka dari itu selama 3 hari kemping, kayanya aku cuma mandi 1x itu juga karena maen basah”an, sisanya mandi pake tisu bawah :p dan ga bs sikat gigi. Untuk tempat tidur, kita semua tidur beralaskan sleeping bag dalam tenda polisi (semacam tenda penampungan bencana gtu) jadi 1 tenda tuh bisa 20-30 orang.. Kalo untuk makanan, panitia Cuma nyediain nasi putih doang, sisanya bawa sendiri.. so that’s waya bawaan kita tuh overdosis beratnya, karena harus bawa beras (bwt dikasi ke panitia), minyak goreng, makanan yang bisa dimasak (mie, nugget, sarden), kompor dan peralatan masak (panci ,kuali –  kebetulan kelompokku tuh bawa kuali buat bikin pancake sodara sodara, jadi otomatis Cuma bisa goreng nugget max 5biji skali masak, dan waktu makan Cuma 15 menit, dan 1 kelompok tuh ada 8-10orang .. hmmm gimana caranya tuh makan? Ya ngemis ngemis deh ke kelompok laen minta makanan.. hahahaha :P)

 Hmm, dari segi acara, sebenernya Jungle ini lebih menarik daripada CampCilember.. Maklumlah panitianya anak muda yang sudah cukup banyak pengalaman. Namun sangat disayangkan aku kurang menikmati acara ini, karena aku sempoyongan akibat kurang tidur et.causa ngerjain tugas ospek yang notabene cuma tidur max 2jam/hari selama 4hari, dan acara Jungle ini berlangsung tanpa jeda stelah ospek. Disini, acara gamesnya banyak banget (tapi uda ga inget apa aja hahaha). Yang paling kuingat sih ada acara games apalah itu ditengah malam per kelompok. bayangkan malem” maen games, kira2 apa yang akan dikerjakan si sempoyongan yg kurang tidur ini? Hahahah~~ tentu saja sudah seperti zombie berjalan di tengah malam, orang2 pada ketawa-teriak2 sedangkan aku bengang bengong karena kepengen tidur. Gara2 sempoyongan itu, aku tercebur saat melewati sungai.. Bayangkan sodara2, itu daerah dingin banget, eh kecemplung sungai, sepatu basah, untung ga sampe jatoh tenggelem…. wajar aja kepeleset pas nyebrang sungai, soalnya aku sempoyongan, sedangkan kakak senior yang bertugas membantu menyebrangkan pilih2 orang gtu bwt dibantu ((maklum ni senior cowo, jadi kalo terhadap cewe yang dia kurang suka, pasti dibiarkan berlalu, bukan dipegangin biar ga jatoh)) uuuhh payah -_- . Acara ke air terjunnya juga superduper jauhh perjalananya,, ada kali 5 km dari tempat kemah ke air terjun, belum lagi ditambah mendaki bukit cukup tinggi untuk sampai kesana,, tapi ya emang sih air terjunnya keren.. Sayangnya ga sempet poto2 karena saya masih jadi zombie *oops :P..  Oya ada 1 hal lagi, pas maen games tengah malem itu, kita kelilingin hutan, dan ternyata di hutan + sungai itu adaa~~~ pacett (semacam lintah, si hewan penghisap darah, Cuma ukuran lebih kecil), untuk aku kaga kena sedikitpun, temen2 yang lain lumayan banyak tuh yang kena pacet, maka dari itu disuruh bawa garam :D. Yaa pokoknya acara Jungle ini seru deh, ada acara talent show juga, dan atraksi api unggunnya keren deh…

Pulang dari jungle, saya membawa oleh oleh di badan saya… Kayanya ada yang menggigit pinggang belakang saya saat saya tidur sehingga timbulah sebuah tumor besar di pinggang belakang saya. Awalnya ga berasa, tapi lama kelamaan semakin berasa, apalagi pas pulang naek tronton.. ternyata pas diraba raba, memang ada benjolan di pinggang saya dai itu sakit T_T jadi selama perjalanan pulang digerayangi oleh rasa sakittt.. Begitu sampe dirumah, nyokap langsung kaget anaknya yang tercinta ini membawa pulang benjolan sebesar telor ayam di pinggang belakang.. hahahah~ untungnya diolesin minyak kayu putih langsung kempes beberapa jam 😀  

Pelajaran dari Medicamp-Jungle itu:

1)      bawa baju senyaman dan jumlah sesuai kebutuhan *tanyakan ke panitia gimana suhu disana, dingin ato panas.. *secara gw waktu itu hanya bawa cardigan dan kedinginan banget, uda gitu baju kurang gara2 maen basah2an dan kotor2an T_T

2)      Bawa obat2an sederhana semacam balsem/minyak kayuputih dan hansaplast. Berguna kalo Cuma sekedar digigit serangga ato lecet2

3)      Bawa makanan instan sesuai kebutuhan (kalo bisa yang tinggal makan , ga usa dimasak ini itu, dan kenyang :D)

4)      Sedia selalu tissue basah. Ini berfungsi banget kalo kalian ga pengen mandi karena airnya kotor ato bahkan tidak ada air skalipun *setidaknya ga bau badan. Dan ini juga berfungsi buat cuci piring loh *buat yang males nyuci piring

5)      Usahakan bawa tas yang besar, jadi ga usa bawa barang yang ditenteng2. *mengingat sempet tercekik gara gara 2 tas selempang yang posisinya di leher T_T

Sekiaann sharing saya kali ini dengan tema camping. Semoga sharing ini bisa jadi insipirasi bagi yang mau kemping juga.. hahahah~ Tengkyuuu yang sudah mau baca 😀

bye

Me – as a medical student

Hello guys, finally I meet a holiday. Setelah berjuang sekian lama melawan ujian, akhirnya ketemu liburan juga.. 🙂 kali ini aku mau share soal pengalaman kuliah di Fakultas Kedokteran. Sekarang aku uda semester 6 yang notabene semester depan adalah semester akhir di preklinik (time move so fast). Aku mau share pengalaman dan kenapa aku masuk FK…

credits by: @koasracun

1. Aku adalah anak muggle (kalo di harry potter ada pure blood & muggle, dimana muggle merupakan manusia asli yang ga ada hubungannya dengan sihir, bukan keturunan kaya pure blood). Yap, keluargaku sama sekali ga ada yang jadi dokter, secara otomatis aku adalah perintisnya. Alasan si anak muggle ini masuk FK adalah si muggle ingin menjadi perpanjangan tangan yang MahaKuasa *hehehee*. Awalnya aku masuk FK sebenarnya cuma karena ikutin keinginan orang tua, krna sejak kecil sudah diarahkan jadi dokter, selain itu kayanya aku ga punya pilihan lain selain jadi dokter. Namun lama kelamaan aku berusaha korek mengkorek apa tujuanku masuk FK dan jadi dokter. Tujuanku aku ingin balas budi kepada orang tuaku dan kepada Yang MahaKuasa juga. Aku berharap setelah jadi dokter nanti, aku bisa membantu orang” yang membutuhkan (tentu saja dengan ikhlas hati), meskipun itu mungkin akan bertentangan dengan yang namanya uang. Tapi aku yakin, kalo Tuhan berkenan, pasti segala sesuatunya akan dimudahkan jalannya.. Amiinnnn~~ ..

credits by: @koasracun

Sebagai anak muggle aku terkadang suka iri dengan mereka yang pure blood. Iri karena mereka pasti sudah diajarkan tips dan triknya belajar yang baik. Iri karena mereka pasti punya pengalaman lebih banyak dari saya dan yang mungkin saya tidak bisa dapatkan. Namun saya beruntung punya orangtua yang memang sudah mempersiapkan yang terbaik untuk anaknya yang sulit aku jelaskan dengan kata kata.. I love you Mom and Dad :* (ˆ⌣ˆ)

2. Pengalaman aku selama di FK adalah nanonano, dimana ada senang sedih suka dan duka. Sedih dan dukanya adalah FK itu sering ujian kaya anak sekolahan yang ujian tiap 2minggu skali. Bahan ujiannya juga uda kaya ulangan umum anak sekolahan. But I can still enjoy it. Entah aku yang emang otak penghafal atau emang sifatnya plegmatis, bahan sebanyak apapun (asal lulus) I’m still enjoy it :D.

Terus duka selanjutnya adalah soal Uang. Kalo masuk FK emang uda pasti tuh berkutat dengan sejumlah uang yang buanyak, mau bahan kuliah harus ngopi pake duit sendiri, belom lagi kalo remedial harus bayar juga. Uda gitu belom lama ini gw kena tipu lagi ama kampus gw. Uda bayar buat remedial perbaikan nilai malah ternyata sang dosen ga membuka remedial. UANG GW DITILEP GA BISA DIBALIKIN DENGAN ALASAN BLA BLA BLAAAA >:(. Duka selanjutnya adalah liburan yang sebentaran, jadwal kuliah yang kaya anak sekolahan (tiap senen-jumat masuk jam 7 pulang jam 3 *ini kalo blok padat ya hehehee~).

3. Keuntungannya masuk FK itu adalah bisa sangat takjub dengan Tuhan sebagai pencipta manusia. Apalagi pas blok Life Cycle dimana menceritakan awal terbentuknya manusia yang hanya 2 buah sel bisa sampe menjadi kaya sekarang kita ini. Trus juga bagaimana caranya kita hidup mulai dari bernafas, pencernaan, dan sebagainya. Juga bisa melihat bagian dalam tubuh manusia, ga cuman lihat sih tapi juga memegangnya. Ini nih yang membedakan FK dengan fakultas lain.

credits by : @koasracun

Kadang kadang sebagai mahasiswa FK kita uda bisa (lebih tepatnya sok-sok an) mendiagnosis penyakit, ya minimal diagnosa penyakit diri sendiri dlu (à ini yang namanya sindrom anak FK). Terus sebagai mahasiswa kedokteran, kita uda bisa tuh bilang dengan bangga (dan sombong) kalo di SINETRON ada adegan masuk RS ato sakit ato apalah yang berhubungan dengan kedokteran (pada umumnya khan sinetron indonesia yang ada adegan kedokterannya itu suka asal”an dan biasanya salah).

Uda gitu sebagai mahasiswa FK, kita uda diajar untuk berpikir analisis dan kritis, jadi kadang ini bisa dipakai untuk mengambil sebuah keputusan :). Btw, kita juga bisa konsultasi gratis loh ke para dosen (yang notabene 98%nya adalah dokter).

4. How to support your life as a medical student? Gampang kok.

Masuk fakultas kedokteran itu ga harus super pinter, yang penting adalah RAJIN, ULET, MAU BERUSAHA dan yang ga kalah pentingnya adalah JAM TERBANG. Maksud dari Jam Terbang ini adalah praktek. Ini termasuk praktekin skill yang uda pernah diajarin (Skills Lab) dan juga praktek sosial biar kita ga canggung kalo berhadapan dengan pasien. Semakin banyak jam terbang kita, pasti pengalaman kita makin bertambah dan pas uda masuk koas tidak begitu canggung lagi kalo terima pasien :). Maka dari itu, diusahakanlah kalo ada baksos ato penyuluhan gitu ikut (apalagi yang anak muggle seperti saya (¯―¯٥). Selain itu, kita juga JANGAN CEPAT PUTUS ASA, pasalnya kalo ujian akhir (OSCE ato SOCA) kita khan berhadapan lagsung dengan dokter sebagai pengujinya, ada beberapa tipe dosen yang kalo ga suka/ ga sesuai dengan checklist langsung “terus terang”  (apalagi pas OSCE) bikin down sebelum ujiannya selesai. Ga Cuma diujian akhir, ujian teori per blok, kalo gagal ya jangan putus asa (khan masih ada remedial *heheheh[tapi ya jangan terus terusan juga :p]). Oya ga  ketinggalan juga HUBUNGAN SOSIAL / JANGAN ANSOS terutama dengan teman seangkatan dan kakak kelas, karena darisitu kalian akan banyak belajar (bisa buat pinjem diktat ato bahkan sampe pacaran :P)

Sekian sharing dari saya sebagai mahasiswa kedokteran preklinik tingkat akhir. Semoga yang membaca bisa terinspirasi. Tengkyuuu~~

If I have a time machine (•̃_•̃)

If I have a time machine, I’ll go back to that time.

——————

The time when we didn’t know each other.

The time when we never seen before.

The time when I still act so cool even someone shout your name.

The time when I don’t care about who you are

The time when I still like someone who kindda cute boy

The time when everbody don’t know who you are and don’t know who I am

The time when I have a dream about my prince who can play piano :3

 

Because now I’m so regretful to know who you are.

Because you always bothering me.

In my mind. In my dream. In my social life.

Because you can make me palpite.

Make me so uncomfortable with others when you appear in front of me

——

But now, I can forget everything about you.

Your face. Your name. Your friends.

Now I can smile again. say hi. to you. 

Maybe better if I still have a dream about my prince who can play piano.